Ketika Kecantikan Wanita di Media Sosial dipertanyakan





Kebanyakan wanita tentunya ingin terlihat lebih cantik dan menarik di mata para pria. Maka, tak heran banyak sekali perawatan yang dikhususkan untuk para wanita agar terlihat jauh lebih kinclong dari biasanya. Tak ada yang salah dengan mempercantik diri selama masih dalam kategori normal dan wajar. Ya karena memang pada dasarnya wanita suka macak alias berdandan.

Sekarang ini kecenderungan seseorang untuk tampil menawan tidak hanya terjadi di dunia nyata. Terima atau tidak, dunia maya sudah menjadi bagian dari hidup kita pada peradaban ini. Maka wajar bila diantara kita ada yang terobsesi untuk tampil menawan di dunia maya khusunya di media sosial. Terlebih lagi karena teknologi yang mudah didapatkan dan mudah digunakan menjadi faktor pemicu bagi seseorang untuk mengolah fotonya sendiri agar lebih rupawan dan menarik. Yap bener, dengan bantuan photoshop dan aplikasi editan lainnya, kita bisa memanipulasi foto. Foto yang kumus-kumus bisa menjadi cantik, kulit hitam bisa jadi putih dan mulus.

Saya sendiri sebagai seorang laki-laki normal dan masih jomblo, tentu merasa diberuntungkan dengan teknologi kosmetik digital ini, meskipun saya sering jarang kadang-kadang pernah tidak menggunakannya. Munculnya foto-foto cantik di timeline kadang kala membuat iman saya salah tingkah.

Tak jarang saya melihat teman facebook update profil picture-nya dengan paras wajah bak artis Korea. Lalu lihat kolom komentarnya penuh jempol dan aneka respon terutama dari kalangan pria, dari yang jomblo sampai yang sudah punya pasangan. Komentar paling basi adalah sebagai berikut :
    “Cantik sekali” : lagaknya memuji biar dapet balesan ‘makasih yaa’, lalu inbox 'bla blaa' dan ujung-ujungnya minta nomor hape..
    “Wow” : lagaknya terkejut biar dapet balesan ‘wow kenapa sih?’, lalu dibalas dengan rayuan seperti 'bidadari secantik kamu makannya apa sih'.
    “Siapa nih?” : lagaknya menggoda biar dapet balesan ‘akulah, siapa lage?’
    “Udah ada yang punya belum? Hehe” : sengaja pakai ‘hehe’ biar kesannya malu-malu atau ingin terlihat tidak terlalu hidung belang. “Aurat! Dosaaa!!!!" : lagaknya sok suci, padahal klik kanan save as.

Serius, percakapan semacam itu masih suka seliweran di beranda saya. Melihat fenomena tersebut, saya menyimpulkan bahwa ada tiga jenis perempuan narsis di media sosial:

Pertama

Pada dasarnya memang cantik, bawaan dari bayi. Di tambah filter sedikit jadi makin WOW. Sudah barang tentu foto-fotonya ramai memperoleh like dan komen. Namun biasanya perempuan jenis ini susah digoda. Jadi buat kalian para cowok yang masih suka mengomentari fotonya dengan kata-kata gombal murahan itu, kalian hanya akan dianggap butiran rinso olehnya. Mendingan cukup dilihat saja, ya itung-itung buat cuci mata daripada lihat emak-emak olshop yang setiap hari upload foto dagangannya.


Kedua

Di dunia nyata biasa, di dunia maya mempesona. Sudah jelas perempuan jenis ini mengandalkan aplikasi edit foto agar kulitnya makin putih bersih, wajahnya makin halus, bibirnya makin menggemaskan dan aneka jenis tipu muslihat lainnya. Biasanya ia tidak terlalu dipensip, sedikit mudah digoda dirayu, mau merespon komentar orang-orang, enak dibercandain, kadang kala mau diajak ketemuan.


Ketiga

Tidak cantik di dunia nyata, tidak menawan pula di dunia maya. Perempuan jenis ini biasanya upload foto selfie ala kadarnya. Tanpa filter karena mungkin ia tidak punya aplikasi edit foto atau mungkin ia gaptek. Tapi fotonya punya banyak komentar dari para pria. Usut punya usut, ternyata perempuan tersebut setiap upload foto selalu menyertakan keterangan “Open rental. 2 jam 100ribu, sampai modar mas. Dijamin puas”. Ternyata emang lagi jualan badan, yang ini jangan ditiru ya gaes hhaaa.

Menyikapi hal ini, alangkah baiknya jika kamu wahai perempuan (khususnya yang suka upload foto editan) untuk menjaga diri dengan tidak terlalu terbuka dengan orang-orang baru kenal di media sosial. Kamu bisa saja memikat lelaki dengan foto-foto cantik hasil olahan itu. Tapi percayalah, jika di dunia nyata ada kok laki-laki yang mau menerima kamu bukan karena kecantikan wajahmu. Jadilah pribadi yang menyenangkan, niscaya inner beauty-mu akan terpancar mempesona indah bak bidadari. Karena AYU IKU ORA MUNG MERGA RUPAMU, NANGING UGA PEKERTIMU.


Pesan khusus untuk kamu yang suka terlalu vulgar di Media Media Sosial.

Sesungguhnya aku tak tahu menahu apa alasanmu memamerkan belahanmu. Mulai dari belahan dada, belahan pantat, belahan ketek, belahan jempol dan semua jenis belahan yang kamu miliki. Berhati-hatilah, foto kalian bisa saja jadi produk mahal untuk situs-situs dewasa. Kalian tak pernah tahu jika teman facebook atau follower kalian bisa saja supplyer foto-foto seksi untuk blog konten dewasa. Mereka cukup save as foto yang kalian upload cuma-cuma itu, lalu jual ke admin situs dewasa. Ya berhati-hati saja sih. Dan ingat, berlian berada jauh dan tertutup rapat di dalam tanah. Mutiara berada Jauh di dalam samudra, tertutup dan dilindungi oleh cangkang yang indah. Emas berada Jauh di dalam tambang, ditutupi dan dilapisi oleh bebatuan. Paham kan??


Baiklah segitu saja yang ingin saya bahas di sini. Maaf jika ada yang tersinggung. Maaf jika ada yang tidak berkenan.

Terima Kasih :)

Foto: IDN times

Comments
0 Comments

0 Response to "Ketika Kecantikan Wanita di Media Sosial dipertanyakan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel