Bowo dan Aplikasi Tik Tok


Sampeyan pastinya sudah tau aplikasi Tik Tok? Itu lho aplikasi video kreator pendek yang sekarang ini lagi populer di kalangan remaja sampai anak-anak. Aplikasi Tik Tok ini memberikan efek spesial unik dan menarik yang dapat digunakan oleh penggunanya dengan mudah sehingga dapat membuat video pendek dengan hasil yang keren. Aplikasi video pendek ini memiliki dukungan musik yang banyak, sehingga penggunanya dapat melakukan performanya dengan tarian atau gaya bebas. Saking bebasnya ada yang joget-joget gak jelas sambil pamer bagian tubuh yang semestinya di tutupi. (red:SUSU/PAYUDARA).

Menurut The Low Down (TLD), aplikasi buatan Toutiao asal China ini dilaporkan telah mendapat keuntungan US $ 30 miliar.

Sama seperti Instagram yang menghasilkan selebgram (figur publik yang lahir dari Instagram), Tik Tok pun juga berhasil menelurkan “artis” mereka. Salah satu artis Tik Tok yang mencuri perhatian warganet akhir-akhir ini adalah Prabowo Mondardo atau dikenal juga dengan nama Bowo Alpenliebe alias Bowo.

Berkat sejumlah video Tik Tok buatannya (yang katanya siih) menarik dan menghibur, bocah berusia 13 tahun yang masih duduk dibangku SMP ini sedang 'digilai' netizen. Tapi bagi saya pribadi video si bowo ini gak menarik, biasa saja..😑

Coba saja lihat di akun ig nya @bowoo_alpenliebe, banyak sekali dedek-dedek gemes yang menggandrunginya.. Bahkan ada yang rela jual ginjal demi ketemu sama si bowo. Duuh dek, mending jual ginjal buat beli asus ROG atau beli alat minning bitcoin.hhee..


Ada juga yang terlalu fanatik malah sampai memposting hal di luar nalar, Bowo sebagai Tuhannya. Miris nggak, sih? 😧

Tidak ada yang salah sebenarnya jika mereka mengidolakan seseorang. Saya juga punya kok idola, mbak Raisa misale ehee... Tapi masalahnya, di sini juga harus dilihat idolanya siapa dan apa yang sudah dilakukan oleh idola tersebut. Ya sekalipun tetap mengidolakan si Bowo ini, ya sewajarnya aja lah. Nggak usah fanatik. Toh sama-sama manusia, bukan Dewa.


Yang lebih menghebohkan lagi, si bowo ini membuat acara meet and greet alias jumpa fans.

Bukan main-main, Bowo bahkan membandrol biaya admisnistrasi sebesar Rp.80.000-100.000,- per orang. Padahal 'penggila' bowo kebanyakan bocah-bocah SMP. Sungguh Ironis bukan? Hanya sekedar ketemuan aja harus bayar sekian demi bertemu dan selfie doang.

Sayangnya, ketika bertemu di dunia nyata, sosok Bowo yang digandrungi oleh penggemarnya yang rata-rata bocah SMP tersebut nggak sesuai ekspektasi.

Pasalnya, sosok bowo yang ada di foto atau video yang dia unggah selama ini di media sosial sedikit berbeda dengan sosok yang ditemui di dunia nyata. Foto-foto yang beredar di media sosial saat Bowo bertemu dengan para penggemarnya ini cukup mengejutkan warganet. Mereka pun membandingkan foto yang diunggah Bowo di media sosial dengan sosok aslinya ketika ditemui di dunia nyata.

Entah karena terlalu berharap ketinggian (namanya juga masih bocah) beberapa penggemarnya pun langsung kecewa setelah bertemu sosok Bowo. Wajahnya dianggap nggak sesuai dengan yang ada di video Tik Tok. Padahal, mereka sudah membayar biaya yang cukup mahal untuk berjumpa dengan idola mereka ini.

Menurut saya, aplikasi Tik Tok ini bagus. Jika di gunakan oleh orang yang kreatif. Contohnya video tik tok pria asal india itu..udah lihat kan??

Aplikasi semacam ini bisa saja dibuat hanya untuk hiburan saja. Tapi, kadang penggunanya yang kurang bijak ketika menggunakannya. Dan ketika terlalu banyak orang-orang alay di Tik Tok, aplikasi ini pun dicap sebagai aplikasi alay atau aplikasi goblok. Ini sama saja dengan sosmed lain. Ambilah contoh Instagram. Isinya keren, kreatif, penggunanya pun banyak. Tapi ada saja kan yang justru jadi kebalikannya. Beberapa minggu lalu saja ada perempuan yang mengaku jadi istri sah Iqbal yang jadi viral. Alay? Iya.

Jadi intinya, suatu aplikasi itu memang tergantung penggunanya.


Sekian...!!!

0 Response to "Bowo dan Aplikasi Tik Tok"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel