Smart TV Diretas, Hacker Minta Tebusan





Di era Internet of Things (IoT), serangan cyber berkembang dengan ganas. Tak hanya menimpa perangkat gadget seperti laptop, smartphone, atau tablet, smart TV juga bisa jadi sasaran.


Hal ini seperti yang dialami seorang pria bernama Darren Cauthon. Dia melaporkan, smart TV bermerk LG kesayanganya keluarganya tiba-tiba saja mengalami brick atau mati total. Cauthon pun menceritakan bagaimana awal mulanya peristiwa sial ini terjadi. Saat itu, dia dan keluarganya baru selesai mendownload sebuah aplikasi untuk menonton film. Ketika dijajal, di tengah-tengah aktivitas menonton, tiba-tiba saja TV pintar tersebut mati.

TV yang dipakai adalah TV Android pertama keluaran LG. Hanya saja, menurut penuturan Cauthon pihak LG tak mau tahu dengan masalah yang dilaporkannya.
"Televisi keluarga mati total (brick) akibat malware Android. #LG tak mau memberitahu cara untuk factory reset. Menghindari kasus ini sebagai bencana," kicau Cauthon, dikutip detikINET dari Ubergizmo, Rabu (28/12/2016).

Usut punya usut, jenis malware yang menyerang TV Cauthon adalah ransomware. Berdasarkan informasi yang didapat dari foto kondisi TV, hacker meminta korban tebusan uang senilai USD 500 atau sekitar Rp 6 juta untuk mengaktifkan kembali TV-nya.
Jumlah tebusan yang diminta mungkin tak 'seberapa'.

Meski demikian, peristiwa ini tetap mengingatkan kita bahwa apapun yang terkoneksi internet sangat rentan terkena serangan dan kita bisa jadi korban kejahilan hacker.

0 Response to "Smart TV Diretas, Hacker Minta Tebusan"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel