Wanita Indonesia Dan Kontes Kecantikan


selamat buat mbak Ariska Putri Pertiwi yang telah memenangkan Miss Grand International 2016 :)





Bangsa timur dikenal dengan bangsa yang santun, ramah dan setia pada adat budaya warisan leluhur. Begitu juga dengan Indonesia, walaupun agama atau ideologi sudah berhaluan Barat atau Arab, mereka akan tetap kembali 'pulang' menjadi orang Indonesia seutuhnya. Sekali tempo mereka 'kesasar' tapi akan ada saatnya mereka kembali ke habitat aslinya.


Pada umumnya orang Jawa sopan santunnya sangat tinggi. Terutama di Solo, saat kaki diinjak orang pun masih bilang dengan sopan, 'nyuwun sewu mas...sikil kulo kepidak panjenengan' (maaf mas, kaki saya diinjak oleh anda). Mungkin kalau ditempat lain sudah dibogem mukanya.


Tapi sekarang adat sopan santun mulai luntur di masyarakat. Kita nggak sadar telah 'dijajah' oleh budaya (pemikiran) dari Barat. Dalam berkehidupan sosial, orang kita banyak yang meniru gaya dan budaya Barat. (Saya sih monggo-monggo saja selama tidak mengganggu dan merugikan orang lain. Bagaimana pun kebenaran adalah kesepakatan. Dan tiap daerah punya kesepakatan sendiri dalam berbudaya.)



Masyarakat kita, sadar nggak sadar, sedang mengalami dekadensi budaya. Tapi kayaknya kita enjoy-enjoy saja dengan itu. Contoh yang paling nyata adalah perhelatan Miss Grand International kemarin. Ada satu penilaian yang mengharuskan tiap peserta hanya memakai celana dalam dan BH berjalan lenggak lenggok di hadapan sejumlah pria. Nggak sopan blasss..

Lelaki yang normal pasti ereksi dan berimajinasi liar (mesum) jika di depannya ada wanita cantik yang hanya pakai celana dalam dan BH lenggak lenggok dengan gemulai. Kalau tidak begitu, pasti jenis 'lelaki perjuangan', yang berjuang keras agar kemaluannya bisa berdiri walau ada cewek telanjang bulat di depan mata (biasanya pria usia lanjut).


Kita orang Indonesia bung! Budaya kita dan mereka jauh berbeda. Bagi mereka itu biasa, bagi kita itu merendahkan martabat. Mempertontonkan bagian tubuh yang seharusnya dijaga dari pandangan umum. Nggak munafik..saya juga pasti senang melihat itu. Asyik bagi saya, rugi bagi dia. Tubuhnya diumbar gratis. Kecuali dia seorang exhibitionism.

Menurut saya Visi dan misi dari ajang Miss Grand International itu bagus dan terpuji karena memerangi kekerasan dan peperangan di dunia. Tapi disisi lain bagi saya itu sama saja berbuat baik dengan jalan yang konyol. Harusnya yang boleh dijual itu kepandaian, pengalaman, prestasi serta faktor X yang lainnya. Sedangkan martabat jangan pernah dijual. Itu kalau ingin jadi wanita terhormat dan bermartabat. Kalau tidak ya monggo saja.


Saya bukan orang alim, ustadz dan bukan juga anggota MUI. Saya cuman ngasih pandangan yang mungkin bisa bahan renungan. Kalau tidak ya teruskan saja..no problem at all.

Lagian, konyol kalau kecantikan distandarkan. Seolah-olah kategori wanita cantik itu seperti yang di Miss Grand International, Miss Universe, Miss World dan Miss-Miss lainnya. Dan wanita Indonesia banyak yang jadi 'korban'. Banyak wanita kita yang lari dari dirinya dengan merubah warna kulit, bentuk fisik hidung sampai payudara agar seperti mereka. Padahal kulit kita (sawo matang) adalah warna kulit yang ideal, tidak terlalu putih dan terlalu hitam.


Bagi saya Miss Grand Grand International, Miss Universe, Miss World dan Miss Miss lainnya adalah kegiatan amoral yang berkedok (untuk) kemanusiaan atau perdamaian. Setelah bergelar Miss, menjelma jadi aktivis. Tapi untuk menjadi aktivis atau pejuang kemanusiaan nggak perlu harus punya wajah cantik dan bodi mulus. Berjalan lenggak lenggok pakai celana dalam yang membuat para pria normal orgasme.


Ah, uwis gitu saja.. ini hanya tulisan gak penting. Mohon maaf bila ada yang tersinggung..


Ingat, berlian berada jauh dan tertutup rapat di dalam tanah. Mutiara berada Jauh di dalam samudra, tertutup dan dilindungi oleh cangkang yang indah. Emas berada Jauh di dalam tambang, ditutupi dan dilapisi oleh bebatuan.


Sekian.... :)

Comments
0 Comments

0 Response to "Wanita Indonesia Dan Kontes Kecantikan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel